Wow! Perempuan Ini Nyuun Pajegan Setinggi 3 Meter dan Jalan Kaki 1,5 Km

wisata

GIANYAR, balihotnews.com – Salah satu tradisi berlangsung serangkaian Karya Bathara Turun Kabeh di Pura Samuan Tiga, di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Warga secara tulis iklas datang ke Pura mengaturkan pajegan atau haturan tinggi berisi buah dan ayam. Yang membuat wow, tingginya mencapai 3 meter.

Pajegan setinggi itu dibawa ke pura Samuantiga sebagai wujud bakti warga kepada batara di pura Samuantiga. Menurut Ketua Manggala Pura, Wayan Patera, tercatat ada lima pajegan tinggi yang dijejer di hadapan palinggih pura.

“Ada empat pajegan yang dihaturkan oleh warga, dan satu lagi yang dibuat dari pura. Pajegan langsung dijejer di depan palinggih,” terang Patera. Dijelaskan Patera, untuk menghaturkan pajegan sesuai dengan ketulusan dan keinginan. “Jadi yang berniat saja,” jelasnya.

Soal isi pajegan, pada umumnya sama seperti pajegan yang ada di Bali. “Fungsi sama, cuma dari tingginya saja yang lebih tinggi dari pajegan lainnya,” jelasnya. Disamping itu, buah dan jajanan yang dipajang juga lebih banyak. Termasuk jumlah ayam yang ditata rapi.

“Jadi yang membawa pajegan ini juga membutuhkan keahlian, karena tinggi dan berat. Jadi inilah wujud bakti warga menghaturkan pajegan,” pungkas Patera.

Salah satu warga yang menghaturkan pajegan, Gusti Mudiani mengaku sudah tiga generasi menghaturkan pajegan di pura Samuantiga. “Saya merasa senang bisa ngayah dan menghaturkan pajegan,” ujar istri dari bendesa (tetua) Desa Pakraman Bedulu, Gusti Made Serana itu. Karena tulus ikhlas, dia tidak merasa berat nyuun (mengusung menggunakan kepala) pajegan seberat sekitar 50 kg itu. Bahkan, ditemani suaminya, Mudiani berjalan kaki nyuun pajegan sejauh kurang lebih 1,5 kilometer dari rumahnya menuju pura Samuantiga. (yes)

Tinggalkan Balasan