Upacara Resi Gana dan Padudusan Alit Digelar di Pura Lawa Samuantiga

Warga desa Bedulu menggelar upacara Resi Gana dan Padudusan Alit yang puncaknya Rabu 31 Mei

GIANYAR, balihotnews.com – Pura Telangu dan Pura Batan Jeruk yang merupakan Pura Lawa dari Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, di desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh,  dua Pura Lawa Pura Gianyar, Jumat 26 Mei dilaksanakan upacara Rsigana serangkaian dengan akan dilaksanakannya  karya Padudusan Alit. Puncak acara akan berlangsung Rabu 31 Mei.

Ketua Paruman Pengemong Pura Kahyangan Jagat Samuantiga,  I Wayan Parera, M.Hum., mengakui upacara Rsi Gana yang  bermakna sebagai wahana spiritual dalam  nyomya  buthakala itu, merupakan rangkaian upacara sebelum dilaksanakan Karya Padudusan Alit, Rabu 31 Mei mendatang, di kedua Pura Lawa Pura Kahyangan Jagat  Samuantiga itu.
Diungkapkan Wayan Parera, Pura Kahyangan Jagat Samuantiga yang merupakan tempat suci dicetuskannya kelahiran desa pakramam dan Pura Kahyangan Tiga, di abad ke-11 silam,  dikelilingi sejumlah Pura Lawa, diantaranya Pura Bukit, Pura Pasar Agung, Pura Melanting,  Pura Dalem Puri, Pura Margabingung,  Pura Santian serta Pura Telangu dan Pura Batan Jeruk.
Ditambahkan Ketua Paruman Pengemong Pura Kahyangan Jagat Samuantiga Bedulu itu, dari seluruh Pura Lawa tersebut hanya Pura Telangu dan Batan Jeruk yang belum dilaksanakan upacara Mendem Perdagingan. “Dengan dilaksanakan upacara mendem pedagingan dan Padudusan Alit saat ini, maka seluruh Pura Lawa Pura Kahyangan Jagat Samuantiga sudah melaksanakan upacara Mendem Pedagingan,” jelas Wayan Parera, seraya mengungkapkan, seperti Pura Kahyangan Jagat Samuantiga,  seluruh Pura Lawa juga diemong sebelas banjar adat di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Desa Kemenuh Kecamatan Sukawati.
Selain delapan Pura Lawa yang mengelilingi lokasi tempat suci yang juga menjadi tempat tercetusnya organisasi umat Majelis Pakraman di Bali, Pura Kahyangan Jagat Samuantiga juga memiliki sejumlah palinggih yang ada didalam kawasan sucinya, serta tempat suci yang melambangkan kehidupan surgawi. ” Di sisi timur Pura Kahyangan Jagat Samuantiga juga terdapat kawasan suci dengan Titi Ugal agil, palinggih Sedahan  Atma, Pura Tegal penangsaran serta Pura Geduh, dan sejumlah palinggih yang diyakini terkait dengan kehidupan alam pasca kematian,” ungkapnya seraya mengakui banyaknya keluarg yang melakukan mendak nuntun di tempat suci itu setelah melaksanakan upacara pengabenan. (yes)




Be the first to comment