PHDI Larang Umat Selfie di Jalan Saat Nyepi

DENPASAR, balihotnews.com – Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana Msi melarang masyarakat Bali dengan sengaja selfie di jalann raya selama pelaksanaan Nyepi tahun saka 1939, pada Selasa (28/3) mendatang. Ngurah Sudiana dengan tegas melarang masyarakat, terutama umat Hindu.

Umat Hindu diharapkan bisa memberi contoh yang baik kepada umat lain agar tidak terjadi pelanggaran saat Nyepi. “Karena kalau umat lain disiplin sedangkan umat Hindu sendiri memberi contoh yang tidak baik, maka sangat disayangkan sekali,” sindirnya. Pelanggaran yang sering muncul saat Nyepi adalah masyarakat ke luar rumah. Bahkan dengan sengaja bermain-main di jalan raya, naik sepeda gayung, bahkan hingga main sepak bola saat Nyepi. “Itu semua adalah pelanggaran karena Catur Bratha Penyepian dengan tegas melarang untuk bepergian,” ujarnya.

Utama -PHDI Larang Umat Selfie di Jalan Saat Nyepi
Warga di Bedugul keluar rumah saat Nyepi 2016

Hal ini disampaikan saat rapat penetapan seruan bersama Nyepi tahun 2017 yang berlangsung di kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Kamis (23/2).

Untuk diingatkan, ada 4 pantangan dalam Nyepi, Amati Geni (Tidak menghidupkan api), Amati Karya (Tidak bekerja), Amati Lelungan (Tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (Tidak bersenang-senang). (yes)




Be the first to comment